Logo
Loading...

SKOR DAYA SAING KEPRI NAIK JADI 3,50 SETARA RATA-RATA TINGKAT NASIONAL, PEMPROV GELAR DISEMINASI IDSD 2025

Oleh : admin
Terbit : Selasa, 03 Maret 2026
Pukul : 15:00 WIB
Dilihat : 88 Kali
Bagikan Berita Ini
SKOR DAYA SAING KEPRI NAIK JADI 3,50 SETARA RATA-RATA TINGKAT NASIONAL, PEMPROV GELAR DISEMINASI IDSD 2025
IDSD 2025 Barenlitbang

Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) melaksanakan Rapat Diseminasi Rilis Hasil Pengukuran Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025 pada Selasa, 3 Maret 2026, bertempat di Ruang Rapat Lantai 3 Barenlitbang Provinsi Kepulauan Riau, Pulau Dompak.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Kepala Barenlitbang Provinsi Kepulauan Riau Nomor B/000.8.6/17/BPPP/2026 tanggal 2 Maret 2026 dalam rangka pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengembangan bidang penyelenggaraan pemerintahan dan pengkajian peraturan.

Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Barenlitbang Provinsi Kepulauan Riau, Ira Wardeni, S.E., M.M., serta dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Hadir dalam rapat tersebut Analis Kebijakan Ahli Madya, Kurniawan, S.Sos., M.A.P., sebagai perwakilan dari Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam paparannya (Ira Wardeni), disampaikan bahwa hasil pengukuran IDSD Tahun 2025 menunjukkan peningkatan kinerja daya saing Provinsi Kepulauan Riau. Skor IDSD Provinsi Kepulauan Riau meningkat dari 3,40 pada tahun 2024 menjadi 3,50 pada tahun 2025 sehingga hasil ini sudah sama dengan rata-rata Nasional yang ditargetkan, dan ini perlu kita berikan apresiasi kepada seluruh OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang telah bekerjasama dalam memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam indikator penilaian tersebut.

Peningkatan ini mencerminkan adanya perbaikan kinerja pembangunan daerah yang merupakan hasil sinergi seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

IDSD diukur berdasarkan 12 pilar, yaitu Institusi, Infrastruktur, Adopsi TIK, Stabilitas Ekonomi Makro, Kesehatan, Keterampilan, Pasar Produk, Pasar Tenaga Kerja, Sistem Keuangan, Ukuran Pasar, Dinamika Bisnis, dan Kapabilitas Inovasi.

Beberapa pilar berada di atas rata-rata nasional, sementara sejumlah pilar lainnya masih memerlukan penguatan, khususnya Pasar Produk, Sistem Keuangan, Dinamika Bisnis, serta Kapabilitas Inovasi.

Melalui kegiatan diseminasi ini, diharapkan seluruh perangkat daerah dapat memanfaatkan hasil pengukuran IDSD sebagai dasar dalam perencanaan, evaluasi, serta perumusan kebijakan pembangunan daerah. Penguatan inovasi dan tata kelola pemerintahan yang baik menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing daerah secara berkelanjutan. #waw_pemotda.

Pencarian Judul